RINGTIMES BALI – Nama Uztad Yahya Waloni beberapa hari belakangan menjadi viral setelah perseteruannya dengan anggota istana,Ali Mochtar Ngabalin.
Terakhir bahkan ia menantang Ngabalin untuk duel sampai mati.
Disebut ustadz yang berani dan menjadi sorotan publik karena ceramahnya yang frontal dan blak-blakan membuatnya dikenal sebagai sosok yang kontroversial.
Berikut fakta Ustadz fenomenal ini :
Lahir dengan namaYahya Yopie Waloni, dia dilahirkan di kota Manado 30 November 1970. Keluarganya berdarah Minahasa yang taat pada agama Kristen.
Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli, Komarudin Sofa.
Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopie Waloni diganti dengan Muhammad Yahya dan nama istrinya Lusiana diganti dengan Mutmainnah.
Begitupun ketiga anaknya. Putri tertuanya Silvana diganti dengan nama Nur Hidayah, Sarah menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya Zakaria tetap menggunakan nama itu.
Berikut sederet kontroversi Uztad Yahya Waloni :
Ia Menyerang KH Ma’ruf Amin dan Muhammad Zainul Mahdi alias Tua Guru Bajang (TBG) di Masjid Al Fida Muhammadiyah, Pekanbaru, Riau, potongan ceramahnya dapat disaksikan di akun YouTube DAE Channel.
Ia juga menghina mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB dengan memelesetkan singkatan namanya menjadi Tuan Guru Bajingan.
Yahya juga menyebut Ketua KPK Agus Rahardjo kafir.
Tak mau berhenti, dia menyinggung Megawati adalah perempuan berdosa yang memecah belah. Ia pun mendoakan Megawati cepat mati.
“Ada yang almarhum, suka-suka ke gereja itu (dulu), tapi udah disiksa sekarang di kubur. Tetap masuk surga tapi benjol-benjol, Nur Cholis Madjid,” kata Yahya dalam ceramahnya menyerang Almarhum Nur Cholis Madjid
Yahya Waloni kembali Kontroversial karena ceramahnya dalam sebuah Tablig Akbar peringatan Isra” Mi”raj Nabi Muhammad SAW di Mandailing Natal, Sumatera Utara, 8 Maret 2020 lalu menyinggung soal orang-orang munafik.
Dalam ceramahnya itu ia mengatakan wabah korona yang kini tengah melanda dunia hanya menjangkiti orang-orang munafik.
Teranyar adalah pernyataannya yang mengajak duel Ngabalin menjadi sorotan publik.***