• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

YLKI Meminta Pemerintah Konsisten dalam Melarang Truk ODOL 

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
23 Desember 2021
in Otoriter
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Balikpapan, IDN Times – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah konsisten dalam melarang aktivitas truk-truk over dimension overload (ODOL) di jalanan. Selama hampir 50 tahun, keberadaan truk-truk over kapasitas ini  beroperasi tanpa ada tindakan tegas dari otoritas yang berkepentingan. 

“Sudah 50 tahun truk-truk ODOL ini tanpa aturan yang tegas,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi, Kamis (23/12/2021).

1. Truk-truk ODOL merugikan negara

YLKI Meminta Pemerintah Konsisten dalam Melarang Truk ODOL Truk ODOL yang mengalami kecelakaan karena kelebihan muatan. Foto istimewa

Tulus mengatakan, truk-truk ODOL sangat merugikan kepentingan ekonomi bangsa ini. Truk-truk yang mengangkut pelbagai komoditas, seperti air minum dalam kemasan (AMDK), semen, baja, pupuk, dan lainnya.

Dalam prosesnya, YLKI sempat mengevaluasi aktivitas truk over kapasitas ini sudah merugikan negara hingga  Rp45 triliun per tahun. Kerugian riil bisa terlihat dari kerusakan sistematis kondisi jalan arteri dan tol yang kerap dilalui truk-truk  ODOL ini.

Belum lagi bila dilihat dari faktor keselamatan para pengguna transportasi jalan lain. Di mana seperti diketahui, truk-truk ODOL sering kali menjadi faktor utama kecelakaan dan kemacetan arus transportasi pengguna jalan raya.

“Bukan hanya faktor ekonomi, keselamatan pengguna jalan juga harus diperhatikan. Nyawa manusia juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Baca Juga: Jelang Nataru, Stok Bahan Bakar dan LPG Pertamina di Kaltim Mencukupi

2. Presiden Joko Widodo diminta mengambil tindakan tegas

YLKI Meminta Pemerintah Konsisten dalam Melarang Truk ODOL Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (31/10/2020). ANTARA FOTO/Biro Pers/Rusman/Handout

Sehubungan itu, Tulus meminta Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengambil alih penanganan kebijakan Zero ODOL. Presiden bisa memerintahkan jajaran agar tegas mengawal pemberlakuan kebijakan Zero ODOL, terutama Kementerian Perhubungan, Polri, Kementerian Perindustrian, hingga BUMN.

“Kementerian BUMN harus ikut juga, jangan hanya membersihkan toilet SPUBU, itu tidak penting. ODOL jauh lebih penting dari sekadar membersihkan toilet,” tegasnya.

Pasalnya dalam realisasi di lapangan, Tulus menyebutkan kuatnya intervensi dialami Kementerian Perhubungan dalam menertibkan truk-truk ODOL. Ia pun menceritakan pengalamannya di mana Kementerian Perhubungan memperoleh perlawanan serius soal ini.

Saat itu, Kementerian Perindustrian menelepon Dirjen Kementerian Perhubungan saat dilakukan penertiban truk-truk ODOL di Banyuwangi Jawa Timur (Jatim). 

“Saat Dirjen Kemenhub menggergaji ODOL di Banyuwangi, dalam hitungan jam langsung dihubungi Kementerian Perindustrian. Alasannya, jangan dulu, kepentingan ekonomi, segala macam. Padahal itu dilakukan 2 tahun sebelum pandemik,” tukasnya.

3. Zero ODOL tidak berdampak negatif pada ekonomi

YLKI Meminta Pemerintah Konsisten dalam Melarang Truk ODOL Truk ODOL mengalami kecelakaan karena kelebihan muatan. Foto istimewa

YLKI sendiri tidak yakin pemberlakuan Zero ODOL akan memberikan dampak signifikan dengan mengganggu kepentingan ekonomi Indonesia ke depan. Dalam pemahamannya, menurut Tulus pemberlakuan kebijakan Zero ODOL merupakan risiko bisnis yang harus ditanggung pelaku industri.

Apalagi selama ini, truk-truk ODOL sudah memberikan keuntungan ekonomi luar biasa kepada pelaku industri AMDK, makanan, semen, baja, pupuk, dan lainnya.

Kesempatan ini, Tulus secara langsung menyoroti keinginan Asosiasi Perusahaan Air Minum (Aspadin) yang menginginkan agar pemberlakuan kebijakan Zero ODOL ditunda kembali hingga 2025 mendatang. Ia balik menyindir Aspadin yang dianggapnya hanya memikirkan kepentingan sendiri tanpa mengindahkan kepentingan masyarakat umum.

“Ah, Aspadin sudah berkali-kali meminta ditunda terus. Aspadin apa tidak mikir, ODOL sudah merusak jalan tol dan arteri. Alasan mereka hanya kedok saja,” tukasnya.

Bagi YLKI, penundaan larangan truk ODOL merupakan kemunduran yang luar biasa. Pemerintah bisa dianggap mengabaikan terhadap aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan, dan kerusakan jalan.

“Saya menduga ini permainan karena para pengusaha truk ODOL banyak backing dari oknum pejabat, sehingga susah dilarang,” paparnya.

4. YLKI konsisten meminta Zero ODOL segera dilakukan

YLKI Meminta Pemerintah Konsisten dalam Melarang Truk ODOL Truk ODOL mengalami kecelakaan karena kelebihan muatan. Foto istimewa

YLKI tetap konsisten meminta agar kebijakan Zero ODOL segera diberlakukan pada tahun 2022 nanti. Pemerintah sudah tidak punya alasan selain memberlakukan kebijakan Zero ODOL secepatnya.

Menurutnya, keberadaan truk-truk ODOL hanya akan memberikan dampak negatif dibanding sisi positif sudah diberikan. 

Selama ini, YLKI sudah banyak sekali menerima pengaduan tentang dampak negatif tentang truk-truk ODOL. Baik laporan dari masyarakat, pengguna jalan, pihak Jasa Marga, jasa pelabuhan, Dharma Lautan, dan masih banyak lainnya.

“Mereka mengeluhkan keberadaan truk ODOL yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” tegas Tulus.

Baca Juga: Laka Lantas Tol Balsam, Polda Kaltim Tingkatkan Patroli PJR 

Tags: Economy
Next Post

Jokowi Teken Perpres Baru, Mensos Risma Bakal Punya Wamen 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz