Jakarta, IDN Times – Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial, SK Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Jokowi mewanti-wanti agar warga bisa menggunakan lahannya dengan baik setelah SK itu diberikan.
Jokowi juga mengingatkan apabila lahan tidak digunakan dengan baik, maka SK akan dicabut pemerintah.
“Jangan dipindahtangankan ke orang lain, karena ini laku, hati-hati, ini laku. Hati-hati kita memberikan bukan untuk dipindahtangankan, begitu kita tahu bisa dicabut SK-nya, hati-hati kita memberikan tapi harus produktif dan tidak dipindahtangankan,” kata Jokowi seperti yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga: Omicron Mengganas, KPAI Dukung Jokowi agar PTM Dievaluasi
1. Jokowi akan terus pantau perkembangan lahan yang SK-nya sudah diberikan
Jokowi juga mengingatkan pada masyarakat agar memanfaatkan lahan dengan baik. Ia minta agar lahan dipakai untuk kegiatan-kegiatan yang produktif. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut akan terus memantau perkembangan lahan yang SK-nya sudah diberikan.
“Juga jangan ditelantarkan tidak diapa-apain, ini kita ikuti loh ya, jangan dipikir tidak diikuti, diberikan, sudah, tidak. Cara kerja saya tidak seperti itu. Diberikan, cek, cek, cek. Karena kemarin yang gede-gede juga kita cabut, karena sudah kita berikan SK-nya gak diapa-apain,” ucap Jokowi.
2. Jokowi sempat cabut SK perusahaan besar yang tidak memanfaatkan lahan
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
Jokowi menyebut pernah mencabut SK perusahaan besar yang tidak menggunakan lahannya secara produktif. Hal itu, kata dia, juga bisa dilakukan pada masyarakat apabila tidak memanfaatkan lahan dengan baik.
“Tiga juta hektare kita cabut, cabut, cabut. Karena apa? Gak diapa-apain, sudah lebih dari 10 tahun gak diapa-apain ya sudah ambil lagi, nanti kita bagi lagi,” ujar dia.
“Emang model kerja kita seperti ini. Kalau gak dikerjakan, ditelantarkan ya cabut lagi,” lanjut Jokowi.
Baca Juga: KPK Siap Ikut Jokowi Pindah Markas ke Ibu Kota Baru Nusantara
3. Jokowi minta masyarakat hati-hati jika ingin bekerja sama dengan swasta atau bank dalam pengelolaan lahan
Selain itu, orang nomor satu di Indonesia ini juga meminta masyarakat tetap menjaga kelestarian hutan yang ada. Apabila dalam pengelolaannya ingin bekerja sama dengan pihak swasta atau bank, Jokowi berpesan agar berhati-hati dan melakukan secara cermat.
“Tapi hati-hati mesti dihitung, mesti dikalkulasi semuanya, saya kembali ke anda kalau mengambil bank hati-hati, pas ngambilnya enak nanti pas ngembalikan nya baru pusing tujuh keliling,” tutur Jokowi.


