• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

Jokowi: Perang Ukraina Ada karena Hukum Internasional Tidak Dihormati

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
13 Mei 2022
in Otoriter
0
0
SHARES
1
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Jakarta, IDN Times – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan Presiden Joko “Jokowi” Widodo membahas berbagai isu, termasuk Ukraina, ketika menghadiri working lunch dengan Kongres Amerika Serikat (AS) di Capitol Hill. Acara ini merupakan bagian dari KTT khusus ASEAN-AS yang diselenggarakan di Washington DC pada 12 dan 13 Mei 2022.

Menurut Retno, dalam pertemuan dengan Kongres yang dituan rumahi oleh Juru Bicara Kongres AS Nancy Pelosi tersebut, Jokowi diberi kesempatan berbicara pertama dan memperkenalkan para pemimpin ASEAN kepada Kongres.

“Untuk selanjutnya, bersama dengan Speaker Pelosi Presiden Jokowi memimpin jalannya pertemuan,” kata Retno ketika menyampaikan keterangan pers, Jumat (13/5/2022).

“Pertemuan berlangsung dengan sangat baik, terbuka dan sangat cair,” tambahnya.

Baca Juga: Ini Agenda Jokowi Selama Hadiri KTT Khusus ASEAN-Amerika Serikat

1. Pembahasan mengenai Ukraina

Jokowi: Perang Ukraina Ada karena Hukum Internasional Tidak DihormatiOrang-orang menghadiri upacara penghormatan kepada para pembela Ukraina yang gugur, termasuk tentara yang tewas dalam pertempuran dengan pemberontak pro-Rusia di bandara Donetsk hari ini pada tahun 2015, di sebuah peringatan di dekat markas besar Kementerian Pertahanan di Kyiv, Ukraina, Kamis (20/1/2022). (ANTARA FOTO/Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS.)

Dalam pertemuan tersebut, kata Retno, Jokowi menyampaikan perang di Ukraina telah menciptakan instabilitas, dampak kemanusiaan yang besar dan dampak ekonomi yang luar biasa.

“Bapak Presiden menekankan bahwa perang ini terjadi karena hukum internasional tidak dihormati secara konsisten, multilateralisme ditinggalkan, dan aksi unilateral dikedepankan,” ujar Retno.

Ia juga menyebut Jokowi khawatir apa yang terjadi di Ukraina dapat terjadi di kawasan lain, termasuk di Indo-Pasifik.

2. ASEAN nikmati perdamaian dan stabilitas

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Jokowi: Perang Ukraina Ada karena Hukum Internasional Tidak DihormatiBendera ASEAN. (setnas-asean.id)

Retno mengungkapkan, pada kesempatan itu Jokowi juga menekankan selama lebih lima dekade, kawasan Asia Tenggara dapat menikmati perdamaian dan stabilitas karena negara-negara ASEAN bekerja keras membangun arsitektur kawasan yang mengedepankan paradigma win-win, bukan zero sum.

Selain itu, lanjut Retno, Jokowi menyebut kawasan mengedepankan budaya dialog, bukan persaingan. Juga, mengedepankan kerja sama inklusif, bukan pembendungan atau containment.

“Dan hukum internasional serta nilai-nilai multilateral menjadi panglima, bukan kekuatan militer dan aksi unilateral,” katanya.

“Dengan prinsip-prinsip tersebut, Bapak Presiden menyampaikan bahwa kawasan ASEAN mampu mengikis trust deficit dan mempertebal strategic trust di kawasan,” lanjut Retno.

Baca Juga: KTT ASEAN-AS: Biden Janjikan Bantuan Pembangunan Kawasan Rp2,1 Triliun

3. Jokowi ajak AS ikut jaga perdamaian Indo-Pasifik

Jokowi: Perang Ukraina Ada karena Hukum Internasional Tidak Dihormati(Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Mengenai Indo-Pasifik, Retno menyebut, Jokowi menyampaikan ASEAN telah memiliki ASEAN Outlook on the Indo Pacific, yang tujuannya adalah termasuk memastikan keberlangsungan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Indo-Pasifik.

Ia juga menyebut Jokowi menekankan bahwa ia tidak ingin melihat Indo-Pasifik menjadi ajang rivalitas atau proyeksi kekuatan.

“Karena jika terjadi konflik, maka semua negara di Indo-Pasifik dan dunia akan dirugikan,” kata Retno.

“Bapak Presiden mengajak AS untuk menjadi bagian dari jangkar perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik. Bapak Presiden juga kembali menekankan pentingnya perdamaian, stabilitas dan kerja sama inklusif yang saling menguntungkan di Indo-Pasifik,” tandas Retno.

Tags: World
Next Post

Koalisi Indonesia Bersatu, PPP Maklum Jika Golkar Mau Airlangga Capresnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz