TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin melakukan kunjungan kerja ke Kota Tegal, Minggu (9/8/2020). Dalam kunjungannya, ia mendatangi beberapa tempat, satu di antaranya kompleks Pelabuhan Jongor, Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal. Di situ, Ali Ngabalin yang didampingi Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi secara langsung bercengkrama dengan para nelayan Kota Tegal.
Dirinya menyampaikan, bahwa nelayan cantrang sudah bisa melaut tanpa harus khawatir ditangkap di tengah laut. Ali mengatakan, peraturan menteri (Permen) yang melarang beroperasinya kapal cantrang akan direvisi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru, Edhy Prabowo. “Kesempatan kita datang kesini, untuk bisa melihat langsung karena kita sedang melakukan revisi terhadap Permen itu. Seperti yang saya bilang, Permen-permen yang menyengsarakan dan menyusahkan nelayan akan direvisi di menteri yang baru ini Edhy Prabowo,” jelasnya. Menurutnya, revisi itu sudah diajukan kepada Presiden Joko Widodo. Tujuannya, kata Ali, agar nelayan cantrang kembali bisa melaut, tanpa rasa takut dan khawatir ditangkap. “Sebagai tenaga ahli KSP, saya harus datang sebagai pembina konsultasi publik untuk nelayan, saya punya tanggung jawab. Jadi apabila ada regulasi-regulasi yang menyengsarakan para nelayan, saya orang pertama yang keberatan,” ujarnya. Maka, sembari menunggu Permen yang baru jadi, ia meminta para nelayan untuk kembali melaut. “Nelayan sudah boleh melaut terus.
Karena sudah ada pembicaraan di tingkat kepolisian dan KKP. Kami juga sudah melaporkan kepada stakeholder yang ada di laut. Sekarang mereka bisa melaut dengan surat keterangan melaut,” ucapnya. Sebab, di masa pandemi seperti ini sektor kelautan dan perikanan menjadi prioritas. “Regulasi yang sebelumnya biarlah berlalu. Yang terpenting adalah kita utamakan nasib nelayan, mereka bisa melaut dan bisa membawa tangkapan yang banyak,” katanya.