• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Opini

Terkait Pernyataannya, Ali Ngabalin Tuai Sejumlah Komentar dari Berbagai Kalangan

doddodydod by doddodydod
21 November 2020
in Opini
0
0
SHARES
0
VIEWS

POTENSI BISNIS – Terkait pernyataan Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut masyarakat tetap menggelar demonstrasi saat sedang pandemi adalah sampah demokrasi menuai banyak komentar dari sejumlah kalangan. 

Related Posts

Eril Masih Belum Ditemukan, Ngabalin KSP: Terus Memonitor dan Berdoa Untuk Kekuatan Ridwan Kamil dan Istri

UAS Tak Bisa Masuk Singapura, Ngabalin Sebut Tak Ada Korelasi dengan Pemerintah

Ali Ngabalin Murka Jenazah Jokowi Disebut Bakal Ditolak Bumi Gegara Hutang Negara: Belajarlah Jadi Manusia

Mardani Ali kritik aturan mudik dilarang tapi wisata dibuka, Ngabalin: Tempat wisata prokesnya ketat

Diketahui sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin menyebut masyarakat yang tetap menggelar demonstrasi penolakan Omnibus Law sebagai sampah demokrasi.
“Dalam masa pandemi, dia kirim orang untuk berdemonstrasi. Di mana logikanya coba. Jangan jadi sampah demokrasi di negeri ini,” ujar Ngabalin pertanggal 13 Oktober 2020.

Pernyataannya tersebut menuai banyak komentar dari berbagai kalangan, diantaranya Wasekjen MUI dan Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik. Sebagaimana dikutip dari laman wartaekonomi pertanggal 14 Oktober 2020.

Tengku Zulkarnain selaku Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyatakan dirinya tidak sepakat dengan pernyataan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin tersebut. Menurut dia, masyarakat yang memprotes dengan aksi turun ke jalan merupakan pejuang demokrasi, bukan sampah demokrasi. 

“Pendemo yang memprotes ketidakadilan dan Undang Undang yang dirasa tidak adil adalah Pejuang Demokrasi, bukan Sampah Demokrasi.” cuitnya dalam akun Twitternya, Rabu (14/10/2020). 

Lanjutnya, ia menilai tuduhan para demonstrasi sebagai sampah demokrasi, sama saja dengan menuduh Undang-undang 1945 sebagai sampah.

“Buat apa dibuat Pasal di UUD 1945 jika SAMPAH? Berani menuduh UUD 1945 sebagai S*MP*H? S*mp*h Demokrasi itu P*NJ*L*T REZIM. Salah-Benar J*L*T. Paham?” lanjutnya.

Sementara itu, Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan bahwa Ali Mochtar Ngabalinlah yang telah mengotori demokrasi dengan sikap otoriterisme-nya.

“Anda yang di Istana: Andalah sampah otoriterisme!” katanya dalam akun Twitternya, Rabu (14/10/2020).

Tegasnya, Rachland mengatakan bahwa demokrasi itu bersih. Namun, sikap otoriterisme yang telah mengotori demokrasi.***

Next Post

Mendadak Ali Mochtar Ngabalin Ucapkan Terima Kasih untuk Mantan Ketua MK, Habib Rizieq Ikut Terseret

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz