• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Isu Istana

Muhadjir Bicara Darurat Militer, Ngabalin: Hanya Kiasan Dalam Keadaan Darurat

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
19 Juli 2021
in Isu Istana
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ke Bareskrim, Ngabalin Mau Laporkan Pencatutan Nama di Sumbangan Rp 800 Juta

Ngabalin dan Jenderal Dudung di Pucuk Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia

YLBHI Sejajarkan Foto Jokowi-Soeharto, Ngabalin Sindir Otak Kotor

Ngabalin Sindir Amnesty: Nanti Kucing Ketabrak di Rel, Tanggung Jawab Jokowi

Jakarta –

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebut kondisi pandemi Corona di RI saat ini sudah darurat militer. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan Muhadjir tidak salah bicara, tetapi maksudnya adalah kiasan keadaan darurat.

“Ini kan PPKM darurat, ya jadi tidak bisa di artikan letterlijk (secara harfiah). Ini kan darurat yang dimaksudkan ini kan Pulau Jawa dan Bali jadi kita harus benar-benar lebih berhati-hati, ya. Saya kira beliau tidak salah bicara, beliau hanya memberikan arti kiasan saja lah bahwa situasi kita ini situasi dalam keadaan darurat toh jadi harus benar-benar waspada,” kata Ngabalin saat dihubungi, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Ngabalin saat ini kondisi pandemi Corona sedang darurat, oleh karenanya pemerintah meningkatkan pembatasan pergerakan orang lain menjadi PPKM darurat dari sebelumnya berstatus PSBB, dan sebelumnya PPKM Mikro. Oleh karena itu, semua pihak diterjunkan termasuk aparat TNI dan Polri untuk membantu dalam penanganan pandemi Corona.

“Iya kalau sekarang ini kan semua bahu membahu, semua bahu membahu libatkan Polri dan TNI, kemarin ada yang mengantarkan bantuan langsung ke masyarakat, itu kan ada tentara, polisi teman-teman dari departemen para lembaga itu sudah dicontohkan dengan Presiden tadi malam ke Tanjung Priok. Jadi jangan juga diartikan secara letterlijk,” ungkapnya.

Sementara itu Ngabalin mengungkap selain konsentrasi melawan COVID-19 dan varian Delta, pemerintah juga memiliki kerjaan besar melawan hoax terkait pandemi Corona. Ngabalin menyayangkan masih ada pihak yang berupaya memprovokasi masyarakat terkait pandemi Corona.

“Selain pemerintah itu betul-betul punya konsentrasi melawan COVID-19 ini dan varian baru, tapi kita juga punya kerja besar melawan itu, melawan manusia-manusia yang tidak punya perasaan tidak punya pri kemanusiaan yang hari-hari bekerja memprovokasi masyarakat,” ujarnya.

“Yang berita hoax begitu gencar-gencarnya pemerintah sedang bekerja keras tapi ada orang-orang yang punya ilmu, orang-orang terhormat, orang orang yang punya pengetahuan, tapi ilmu pengetahuannya itu dipakai membuat di ruang publik kemudian mempengaruhi massa untuk tidak percaya kepada pemerintah, ujung-ujungnya mendesak pemerintah dengan lockdown, ujung-ujungnya meminta presiden mundur. Ini manusia-manusia yang abang bilang manusia-manusia sampah demokrasi, sampah-sampah yang ada bertebaran di ruang publik jadi kita itu bekerja double, jadi kerja itu terasa capek tidak hanya melawan COVID tapi itu melawan manusia-manusia yang punya peradaban rendah, makanya abang bilang itu manusia warga negara kelas kambing,” imbuhnya.

Muhadjir Sebut Darurat Militer

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy bahkan menyebut kondisi pandemi Corona saat ini sudah darurat militer. Muhadjir menyebut saat ini Indonesia tengah berperang melawan musuh, yakni virus COVID-19, yang tak terlihat.

“Kan sebenarnya pemerintah sekarang ini, walaupun tidak di-declare, kita ini kan dalam keadaan darurat militer. Jadi, kalau darurat itu ukurannya tertib sipil, darurat sipil, darurat militer, darurat perang. Nah, kalau sekarang ini sudah darurat militer,” kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, di Sleman, Jumat (16/7).

Menurutnya, kondisi saat ini sudah tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Oleh karena itu, kata Muhadjir, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai mengerahkan TNI-Polri dalam penanganan kasus COVID-19.

“Karena itu, Bapak Presiden sudah mulai memerankan TNI-Polri itu karena pertimbangan kita ini sudah tidak bisa ditangani secara biasa, ini betul-betul sudah darurat militer, hanya musuhnya bukan musuh militer konvensional, tapi pasukan tak terlihat itu,” tegasnya.

(yld/idh)

Tags: Berita
Next Post

Ngabalin soal Jokowi Ingatkan Sense of Crisis: Full Konsentrasi Hadapi PPKM Darurat

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz