• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Isu Istana

Cipayung Plus Nilai Jokowi Gagal Atasi COVID, Ngabalin Tanya Variabelnya

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
2 November 2021
in Isu Istana
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ke Bareskrim, Ngabalin Mau Laporkan Pencatutan Nama di Sumbangan Rp 800 Juta

Ngabalin dan Jenderal Dudung di Pucuk Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia

YLBHI Sejajarkan Foto Jokowi-Soeharto, Ngabalin Sindir Otak Kotor

Ngabalin Sindir Amnesty: Nanti Kucing Ketabrak di Rel, Tanggung Jawab Jokowi

Jakarta –

Kelompok Cipayung Plus menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal dalam menangani pandemi COVID-19. Kelompok Cipayung Plus juga mendesak Jokowi mengevaluasi seluruh jajaran di kabinet.

Konferensi pers ini digelar di Gedung Joang ’45, Jakarta Pusat, Jumat (20/8/2021). Kelompok Cipayung Plus terdiri atas sejumlah organisasi, di antaranya PB HMI, PB PMII, PP GMKI, PP PMKRI, PP HIKMABUDHI, PP KMHDI, DPP IMM, PP KAMMI, PP HIMA PERSIS, PP PII, dan LN LMND.

“Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo gagal dalam penanggulangan wabah COVID-19 bersama dampak yang datang mengiringinya, baik di sektor ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun pemerintahan,” kata salah satu perwakilan Kelompok Cipayung Plus yang juga Ketua GMKI, Jefri Edi Irawan Gultom.

Jefri lantas mengutip pernyataan Jokowi dalam pidato kenegaraan yang menyebutkan pandemi sebagai kawah candradimuka yang menguji ketahanan bangsa. Namun, kata Jefri, pandemi yang telah berlangsung selama 1 tahun lebih itu telah membuat keadaan Indonesia tidak baik-baik saja.

“Ekonomi masyarakat merosot ke level terbawah terhitung 10 tahun terakhir ini. Ekonomi Indonesia turun kelas dari upper middle income country menjadi lower middle income country dan pada gilirannya mendongkrak tingginya angka kemiskinan sosial, sistem pendidikan tampak gampang dalam menyesuaikan dirinya. Sementara itu, ranah politik seolah terkesan kocar-kacir dalam meresponsnya. Kondisi ini tentu akan menjauhkan Indonesia dari cita-cita negara maju,” ujar Jefri.

Kelompok Cipayung Plus, 20 Agustus 2021. (Dok Cipayung Plus)Kelompok Cipayung Plus, 20 Agustus 2021. (Dok Cipayung Plus)

Jefri menjelaskan efek domino dari kebijakan politik yang tidak terukur menyebabkan adanya korban jiwa. Selain itu, kebijakan pemerintah selama pandemi juga dinilai tak menjurus pada titik akhir yang jelas.

“Pemerintah dianggap tidak berhasil mengendalikan problem utama kebangsaan yang kian berkepanjangan ini. Vaksinasi yang tidak mencapai target. Lalu lintas komunikasi antarlembaga negara yang amburadul. Korupsi bansos yang menggurita dan isu-isu lainnya adalah ironi di tengah derita rakyat yang membutuhkan pertolongan serius,” ujar Jefri.

Atas hal itu, Kelompok Cipayung Plus menyampaikan 12 tuntutan sebagai berikut:

1. Presiden harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kabinet Indonesia Maju.
2. Presiden harus segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi, kesehatan, Pendidikan, hukum dan tata kelola pemerintahan terutama dalam penanganan pandemi COVID-19
3. Pemerintah harus membuat road map penanganan COVID-19 berlandaskan pada Undang-undang kekarantinaan Kesehatan
4. Mendesak Presiden Ir. Joko Widodo untuk segera mengambil alih dan memimpin langsung penanganan COVID-19 serta melakukan reformasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan melibatkan pakar dan ahli sesuai dengan bidangnya, bukan memberikan porsi yang besar kepada politisi dan pebisnis yang sangat rentan konflik kepentingan
5. Membentuk Tim Khusus komunikasi penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sehingga komunikasi pemerintah terpusat dan efektif.
6. Pemerintah harus segera memperbaiki data penerima, mekanisme penyaluran bantuan sosial dan kualitas bantuan sosial
7. Segera gratiskan biaya tes COVID-19, Obat-obatan, Vitamin, Oksigen serta mempercepat vaksinasi di kelompok rentan, pelajar, mahasiswa, dan pesantren dan menjamin ketersediaannya
8. Segera Evaluasi dan perbaiki Sistem Pendidikan dan Bebaskan Mahasiswa dari Beban Uang Kuliah Tunggal (UKT) Pembiayaan Kuliah
9. Hentikan segala bentuk tindakan kekerasan terhadap aktivis dan semua elemen rakyat yang menyuarakan aspirasi
10. Pemerintah harus menjamin kesejahteraan kaum tani, klas buruh, seniman, koperasi, UMKM, dan kelompok usaha informal lainnya.
11. Mendesak BPK RI untuk segera melakukan audit anggaran
penanganan COVID 19
12. Segera berikan hukuman berat bagi pejabat pelaku korupsi.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Tags: Berita
Next Post

Polres Bogor Cek Lokasi Viral Mural 'Ngabalin 504 Error'

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz