• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

Larang Jokowi Impor Alkes, Mega: Masa Gituan saja Gak Bisa Bikin

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
10 Januari 2022
in Otoriter
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Jakarta, IDN Times – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta kepada Presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk tidak lagi impor alat kesehatan (alkes). Megawati mengatakan, ada kerentanan sistem kesehatan nasional akibat ketergantungan pada impor.

“Dalam upaya ini PDI Perjuangan mencatat adanya kerentanan sistem kesehatan nasional akibat ketergantungan pada impor,” ujar Megawati dalam pidatonya di HUT ke-49 PDI Perjuangan yang disiarkan secara virtual, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Lagi-lagi Megawati Diisukan Meninggal, PDIP Bakal Ambil Langkah Hukum

1. Megawati sebut banyak orang pintar di Indonesia

Larang Jokowi Impor Alkes, Mega: Masa Gituan saja Gak Bisa BikinKetua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan keterangan pers usai pengukuhan dirinya sebagai Ketua Umum PDIP periode 2019-2024 dalam Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (8/8/2019). Megawati Soekarnoputri terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2019-2024 (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Dalam pidatonya, Megawati menyebut banyak orang pintar di Indonesia. Dia juga mendorong agar industri kesehatan dalam negeri untuk mampu memproduksi alkesnya sendiri.

“Dari dulu ya itu lagi lho ya Pak Jokowi. Ga usah yang megah-megah dululah ya, tapi kan, masa alat suntik atau apa dan lain sebagainya itu masih saja dari luar. Masa gituan saja kita gak bisa bikin ya. Menurut saya lagi lho,” katanya.

“Saya nanya ini kepada orang-orang pinter lho. Orang Indonesia itu banyak yang pinter,” sambungnya.

Baca Juga: Sah! Jokowi Lantik Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN

2. Gakeslab ungkap biang kerok RI masih impor alat tes PCR

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Larang Jokowi Impor Alkes, Mega: Masa Gituan saja Gak Bisa BikinWarga menjalani tes usap (swab test) melalui mobil tes polymerase chain reaction (PCR) saat tes usap massal di Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/9/2020). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab), Randy Teguh mengatakan impor alat tes PCR masih dilakukan karena kapasitas produksi alat tes PCR di Indonesia belum menutupi kebutuhan.

Randy mengatakan biasanya pengadaan alat tes PCR dilakukan melalui e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Di e-katalog tersebut, ada 52 produk reagent PCR yang tersedia. Ternyata, dari 52 produk tersebut, hanya 3 yang diproduksi di Indonesia.

“Otomatis belum mencukupi, makanya masih banyak impor. Karena kan kalau impornya 49 reagent, produksi dalam negerinya 3, apakah yang 3 ini mampu mengganti yang 49 itu?” kata Randy kepada IDN Times.

Baca Juga: Geram Impor Alkes Masih Tinggi, Luhut: Mau sampai Kapan Begini?

3. Kebutuhan alat tes PCR mencapai 200 ribu kit per bulan

Larang Jokowi Impor Alkes, Mega: Masa Gituan saja Gak Bisa Bikinilustrasi tes PCR (unsplash.com/Mufid Majnun)

Saat ini, ada beberapa produsen dalam negeri yang bisa memproduksi 4 juta kit PCR per bulan. Namun, menurut Randy kebutuhan alat tes PCR per hari sekitar 100 ribu – 200 ribu kit. Artinya, kebutuhannya bisa mencapai 2,8-5,6 juta kit per bulan.

Belum lagi dengan syarat PCR yang kembali diterapkan di moda transportasi udara, dan juga akan diterapkan di semua moda transportasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

“Ya jadi artinya skrg 100 ribu – 200 ribu pemeriksaan PCR sekarang. Kalau nanti diputuskan pesawat harus PCR, bahkan hari ini beritanya seluruh moda transportasi harus diwajibkan PCR, tentu akan naik ya kebutuhannya,” kata dia.

Tags: Economy
Next Post

Harga Minyak dan Cabai Tinggi, Megawati Bilang ke Jokowi: Aneh Betul!

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz