Jakarta, IDN Times – Presiden Joko “Jokowi” Widodo meminta masyarakat untuk tetap tenang meski lonjakan kasus COVID-19 kembali terjadi. Bahkan, dia menyebut meskipun kasus COVID-19 bertambah 27.179 hari ini, namun kondisi rumah sakit masih diklaim terkendali.
“Kondisi rumah sakit hingga saat ini juga masih terkendali,” kata Jokowi dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/2/2022).
Jokowi mengaku bahwa lonjakan kasus ini memang sudah diprediksi oleh pemerintah. Kendati, ia menyebut pemerintah sudah melakukan banyak persiapan.
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
“Lonjakan ini sudah diperkirakan dan diantisipasi oleh pemerintah dengan kesiapan-kesiapan kita yang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu, baik dari segi rumah sakit, obat-obatan, dan oksigen, tempat isolasi maupun tenaga kesehatan,” ucap dia.
Maka dari itu, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang. Jokowi menuturkan, kasus COVID-19 varian Omicron penularannya memang lebih cepat dari Delta. Tetapi, tingkat keterisian rumah sakitnya rendah.
“Tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan dengan varian Delta. Hal ini bisa terlihat dari kasus COVID di beberapa negara, di mana tingkat keterisian rumah sakit relatif rendah. Hal ini juga termasuk di negara kita Indonesia meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi, namun keterisian di rumah sakit masih terkendali,” tutur Jokowi.
Baca Juga: IDI: Bencana COVID-19 Tahun Lalu Jangan Terulang Lagi, RS Siap-Siap!