Jakarta, IDN Times – Tol Binjai-Stabat-Langsa yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo Jumat, siang tadi mendapat apresiasi dari anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun. Menurutnya, tol tersebut dapat memangkas biaya logistik pagi pelaku ekonomi.
“Jalan tol yang diresmikan dan digagas pak Jokowi ini, waktu tempuh hanya tinggal 40-an menit dari Kota Medan ke Stabat. Ini merupakan salah satu daerah pemilihan saya yang penduduknya berjumlah 1,1 juta jiwa. Saya harus apresiasi dan akui peran Pak Jokowi dalam pembangunan tol Trans Sumatera sangat besar,” ujar Rudi dalam keterangannya, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: Resmikan Tol Binjai-Stabat, Jokowi: Akan Bantu Ekonomi dan Pariwisata
1. Rudi Hartono sebut pembangunan Tol Binjai-Stabat-Langsa memiliki banyak manfaat
Rudi menjelaskan, pembangunan Tol Binjai-Stabat-Langsa ini akan memiliki banyak manfaat. Terutama dalam menumbuhkan ekonomi di daerah.
Dia mengatakan, para investor juga akan semakin tertarik menanamkan modal di kawasan tersebut. Rudi menyebut, harga perkebunan di kawasan yang dilewat tol ini juga bisa menjadi naik.
“Yang pasti banyak manfaat dan dampak positifnya dari sisi perekonomian suatu daerah,” ucapnya.
2. Rudi yakin dalam waktu 5-10 tahun, Sumut akan lebih maju
Rudi meyakini, dengan adanya pembangunan tol ini, daerah Sumatra Utara (Sumut) akan lebih maju. Selain itu, kata dia, akses menuju daerah wisata seperti Danau Toba juga akan lebih mudah dengan adanya Tol Binjai-Stabat-Langsa.
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
“Yakinlah dalam 5 hingga 10 tahun ke depan Sumut akan maju dan berkembag perekonomiannya dengan adanya sarana prasarana jalan tol dan tempat tempat wisata seperti Danau Toba yang sudah dikembangkan fasilitasnya,” katanya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Balige Bypass, Habiskan Rp176,6 Miliar
3. Jokowi Resmikan Tol Binjai-Stabat Jumat, 4 Februari 2022
Sebelumnya, dengan menggunakan helikopter, Presiden Jokowi tiba di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, guna meresmikan pengoperasian jalan tol Trans Sumatera, Binjai-Langsa seksi I, Binjai-Stabat.
Jalur sepanjang 11,8 km ini menjadi bagian dari Tol Medan-Aceh dan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) yang akan menyambungkan jalur tol Lampung dan Aceh.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan kalau jalan Tol Binjai-Stabat ini nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Sebab, akses di kawasan tersebut sangat mudah untuk dilalui, dengan adanya jalur tol ini.
“Pembangunan jalan tol ini nantinya akan menghubungkan Sumatera Utara dan Aceh. Bahkan nanti dapat menyambung dari Lampung menuju Provinsi Aceh,” bebernya.
“Jalan tol ini jika dihubungkan dengan sentra-sentra produksi seperti itu, dihubungkan dengan kawasan pariwisata, dihubungkan dengan kawasan pertanian perkebunan dan jalannya semulus ini, struktur biaya dalam harga di komoditas itu menjadi sangat kompetitif,” kata Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Jalan nasional yang tersambung antar provinsi ini, akan menghubungkan sentra produksi di daerah dan ini sangat memiliki potensi besar dan peluang usaha baru bagi warga yang berada disekitarnya.
“Contoh kecil seperti di Tanah Karo, di sana itu terkenal dengan sentra jeruknya. Seandainya jalan tol ini dihubungkan ke daerah seperti ini, pasti dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Harga jual jeruk pasti semakin meningkat,” terangnya.


