• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

Presiden Jokowi Teken PP soal Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
19 Februari 2022
in Otoriter
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Jakarta, IDN Times – Presiden Joko “Jokowi” Widodo meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji. Dalam PP itu, disebutkan bahwa koordinasi penyelenggaraan ibadah haji bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jemaah haji.

“Mewujudkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan ibadah haji,” tulis Pasal 2 dalam PP tersebut.

Baca Juga: Biaya Haji Tahun 2022 Diusul Naik Rp10 Juta Menjadi Rp45 Juta

1. Penyelenggaraan ibadah haji jadi tanggung jawab Menteri Agama

Presiden Jokowi Teken PP soal Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah HajiMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (ANTARA FOTO)

Dalam PP ini, disebutkan juga penyelenggaraan ibadah haji menjadi tanggung jawab pemerintah, khusunya Menteri Agama. Dalam menjalankan tugas penyelenggaraan ibadah haji, Menteri Agama harus berkoordinasi dengan menteri/pimpinan lembaga pemerintah pusat, gubernur, bupati/wali kota, hingga kepala perwakilan RI untuk Kerajaan Arab Saudi.

Adapun pelaksaan koordinasi penyelenggaraan ibadah haji meliputi:

  • Perencanaan dan pelaksanaan pelayanan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, dokumen perjalanan, dan administrasi;
  • Pembinaan
  • Pelindungan

Baca Juga: Cak Imin Minta Komisi VIII DPR Cek Ulang Usulan Biaya Haji Rp45 Juta

2. Penyelenggaraan ibadah haji harus menyediakan transportasi udara dari Indonesia ke Arab Saudi

Presiden Jokowi Teken PP soal Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah HajiIlustrasi pesawat (Pesawat) (IDN Times/Arief Rahmat)

Kemudian, pada Pasal 6 Ayat (1) disebutkan bahwa, perencanaan dan pelaksanaan pelayanan transportasi paling sedikit mencakup:

a. Penetapan embarkasi, embarkasi-antara, debarkasi, dan debarkasi-antara;

b. Penyediaan transportasi; dan

c. Kapasitas kebutuhan transportasi.

“Perencanaan dan pelaksanaan pelayanan transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) wajib memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulis Pasal 6 Ayat (2) dalam PP.

Penyediaan transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

a. penyediaan transportasi udara dari dan ke Arab Saudi;

b. penyediaan transportasi darat selama di Arab Saudi; dan

c. penyediaan transportasi dari daerah asal ke embarkasi dan/atau dari debarkasi ke daerah asal yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kapasitas kebutuhan transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c disesuaikan dengan jumlah jemaah haji,” tulis Pasal 6 Ayat (4).

3. Pelayanan akomodasi ibadah haji harus disediakan di Indonesia dan Arab Saudi

Presiden Jokowi Teken PP soal Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah HajiANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

PP tersebut juga mengatur tentang perencanaan dan pelaksanaan pelayanan akomodasi. Perencanaan dan pelaksanaan pelayanan akomodasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a berupa penyediaan akomodasi di Indonesia dan penyediaan akomodasi di Arab Saudi.

“Pelayanan akomodasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi standar kelayakan dengan memperhatikan aspek kesehatan, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan jemaah haji beserta barang bawaannya, serta memiliki akses yang mudah ke Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah,” tulis Pasal 8 Ayat (4).

Begitu juga dengan perencanaan dan pelaksanaan pelayanan konsumsi yang harus meliputi penyediaan konsumis di Indonesia dan Arab Saudi.

Baca Juga: Kemenag Usul ke DPR Biaya Haji 2022 Rp45 Juta

4. Perencanaan dan pelaksanaan pelayanan kesehatan ibadah haji yang diatur PP

Presiden Jokowi Teken PP soal Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah HajiSuasana Jamaah Haji di depan Ka’bah, Masjidil Haram, Makkah (IDN Times/Umi Kalsum)

Sementara, perencanaan dan pelaksanaan pelayanan kesehatan meliputi:

a. informasi kesehatan haji;

b. istitaah kesehatan jemaah haji;

c. perekrutan petugas kesehatan haji;

d. penyediaan sarana dan prasarana kesehatan haji; dan

e. penanganan jemaah haji sakit.

Tags: Indonesia
Next Post

Survei Indikantor: 51 Persen Responden Cukup Puas pada Kinerja Jokowi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz