• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

Makna Ritual Kendi Presiden Jokowi di IKN, Pernah Dilakukan di Solo   

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
15 Maret 2022
in Otoriter
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Surakarta, IDN Times – Penyatuan tanah dan air yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dengan 34 Gubernur dalam acara ritual kendi Nusantara di Titik Nol IKN, Kalimantan Timur pada Senin, (14/3/2022) ternyata pernah dilakukan sebelumnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Bawa Air Pusar Bumi ke IKN: Gak Usah Mikir Klenik!

1. Pernah dilakukan di Solo pada zaman Budi Utomo

Makna Ritual Kendi Presiden Jokowi di IKN, Pernah Dilakukan di Solo   Tugu Kebangkitan Nasional di Laweyan, Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Salah satu sejarawan asal Solo, Doni Saptoni, mengatakan jika mengatakan ritual kendi yakni penyatuan tanah dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut, pernah dilakukan di Kota Solo. Yakni pada proses pembangunan tugu Kebangkitan Nasional atau yang dikenal sebagai Tugu Lilin, yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Laweyan, Kota Solo pada tahun tahun 1933 silam.

Para tokoh Budi Utomo lah yang memprakarsai adanya penyatuan tersebut. Para tokoh Budi Utomo dari berbagai wilayah yang ada di Nusantara kala itu menaruh tanah dan air dari asal mereka masing-masing saat peletakan batu pertama pembangunannya.

“Tanah dan air dari seluruh Nusantara tertanam di situ. Maknanya seluruh Nusantara bersatu dalam api perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ungkap Selasa (15/03/2022).

2. Jadi tonggak pergerakan kemerdekaan Indonesia

Makna Ritual Kendi Presiden Jokowi di IKN, Pernah Dilakukan di Solo   Tanah dan air suci dari Kabupaten Gianyar dibawa ke IKN. (Instagram.com/pemprov_bali)

Doni Saptoni mengatakan jika Tugu Kebangkitan Nasional menjadi simbol kebangkitan bangsa Indonesia melawan penjajah. Tugu tersebut rencananya akan dibangun di Jakarta dan Surabaya, dalam rangka 25 tahun Budi Utomo.

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Namun, niat tersebut mendapat penolakan dari pemerintah Hindia-Belanda pada saat itu. Kemudian, Suryo Ningrat atau Raden Mas Suardhy anggota Budi Utomo. Yang kemudian memiliki ide untuk membangun tugu tersebut di Solo, Jawa Tengah.

Pendirian Tugu Kebangkitan Nasional sendiri difasilitasi oleh Sinuwun Paku Buwono (PB) X, yang menghibahkan tanah miliknya untuk pembangunan tugu.

“Waktu peresmian, sesepuh Budi Utomo yakni dr. Soetomo mengatakan, Van Solo begin the victory (dari Solo akan dimulai kemenangan),” tegas dia.

Para tokoh pergerakan Budi Utomo kala itu menginginkan Solo menjadi tonggak pertama pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Nama Budi Utomo diusulkan oleh Mas Soeradji dan semboyan yang dikumandangkan adalah Indie Vooruit (Hindia Maju) dan bukan Java Vooruit (Jawa Maju).

3. Jadi simbol persatuan

Makna Ritual Kendi Presiden Jokowi di IKN, Pernah Dilakukan di Solo   Presiden Joko Widodo menggelar seremoni ritual Kendi Nusantara di titik nol IKN Nusantara dengan mengumpulkan 34 tanah dan air yang dibawa gubernur se-Indonesia, Senin (14/3/2022). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.)

Ritual kendi tersebut kemudian dikaitkan dengan Presiden Jokowi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Menurut Doni, Presiden Joko Widodo memiliki makna filosofi yang sama terkait penyatuan tanah di IKN, akan tetapi memiliki spirit dan tujuan yang berbeda diantaranya sebagai simbol persatuan Indonesia.

“Simbolisme pemaknaannya sama, seluruh Nusantara bersatu. Namun dalam konteks Presiden Jokowi kemungkinan maknanya bukan dalam urusan kemerdekaan,” jelasnya.

Perlu diketahui, Budi Utomo adalah organisasi pergerakan modern yang pertama di Indonesia yang memiliki struktur organisasi pengurus tetap, anggota, tujuan dan juga rencana kerja dengan aturan-aturan tertentu yang telah ditetapkan. Budi Utomo didirikan pada 20 Mei 1908 di Jakarta, yang tanggal tersebut kemudian dijadikan Hari Kebangkitan Nasional. Dipelopori oleh pemuda-pemuda dari STOVIA, Sekolah Peternakan dan Pertanian Bogor, Sekolah Guru Bandung, Sekolah Pamong Praja Magelang dan Probolinggo serta Sekolah Sore untuk Orang Dewasa di Surabaya.

Baca Juga: 7 Potret Jokowi Berkemah di Titik Nol IKN Nusantara 

Tags: Jateng
Next Post

Marq Marquez Akan Bertemu Presiden Jokowi Sebelum Bertolak ke Lombok

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz