• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

AS-Barat Kecam Rencana Putin Hadiri G20 di Bali, RI Harus Gimana?

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
24 Maret 2022
in Otoriter
0
0
SHARES
0
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Jakarta –

Presiden Rusia Vladimir Putin akan menghadiri KTT G20 yang diselenggarakan di Bali. Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva pada Rabu (23/3) kemarin.

Vorobieva mengatakan rencana kehadiran Putin ke KTT G20 sebagai bentuk dukungan Rusia terhadap presidensi Indonesia di G20 pada tahun ini.

“Indonesia menjadi presiden G20 bukan untuk membahas masalah krisis Rusia-Ukraina, tapi lebih kepada meningkatkan ekonomi global dan masalah lainnya. Mengeluarkan Rusia (dari G20) tidak akan membantu perekonomian global,” kata Vorobieva dikutip dari CNN Indonesia.

Amerika Serikat dan para negara-negara sekutu Baratnya, juga sedang menimbang apakah Rusia harus tetap berada dalam G20 atau tidak setelah serangannya ke Ukraina. Sanksi yang diberikan Rusia bertujuan mengisolasi negara yang dipimpin Putin tersebut dari ekonomi global.

Meski ada ancaman tersebut, Vorobieva mengatakan Rusia akan terus mendukung Presidensi Indonesia di G20 tahun ini.

Sebagai informasi, format G7 diperluas menjadi G8 termasuk Rusia selama periode hubungan yang lebih hangat pada awal 2000. Namun, Rusia diskors tanpa batas waktu dari kelompok tersebut setelah aneksasi Krimea pada 2014.

Sebelumnya, Polandia menyarankan pejabat perdagangan AS untuk menggantikan Rusia dalam kelompok G20. Sementara, sumber G7 mengatakan tak mungkin Indonesia, negara yang saat ini memimpin Presidensi G20, atau anggota seperti India, Brazil, Afrika Selatan, dan China akan setuju untuk mengeluarkan Rusia dari G20.

Sementara itu, Ukraina mendesak agar Indonesia menolak kedatangan Putin pada KTT G20 di Bali. Hal itu disampaikan Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin merespons kabar Putin yang berencana menghadiri KTT G20.

Kehadiran Putin di acara internasional dinilai Hamianin merupakan suatu penghinaan terhadap demokrasi, martabat manusia, dan supremasi hukum.

“Kami menyerukan seluruh negara demokratis untuk membantu menyelamatkan dunia dari diktator Putin yang kejam. Boikot Rusia dan Putin dalam semua kemungkinan platform internasional,” jelasnya, dikutip dari CNN Indonesia.

Putin digambarkannya sebagai kriminal kelas internasional dan diktator pembunuh. Menurutnya, Putin tak memiliki hak legal untuk berpartisipasi di setiap forum internasional dalam bentuk apa pun.

“Merujuk pada pernyataan Dubes Rusia di Indonesia terkait rencana Presiden Putin berpartisipasi dalam KTT G20 di Bali, sebagai kriminal, pembunuh, dan diktator, Putin tidak memiliki hak hukum berpartisipasi dalam forum internasional, pertemuan puncak, atau multilateral,” kata Hamianin.

Bagaimana sebaiknya Indonesia bersikap?

Sebagai tuan rumah KTT G20 tahun ini, Indonesia disarankan menerima kedatangan Putin sesuai dengan konsep politik luar negeri yang bebas aktif. Hal ini juga sebagai bukti bahwa Indonesia tidak memihak antara Rusia maupun Ukraina.

“Semestinya kita terima. Kita sebagai tuan rumah selama ini kan memang tidak memihak ke salah satu pihak, tapi kita memang berharap perangnya ini dihentikan,” kata Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal saat dihubungi kemarin Rabu.

Jika Indonesia menolak kehadiran Putin, kata Faisal, dianggap ikut masuk ke dalam konflik Rusia-Ukraina. Hal itu dinilai hanya akan memperparah dampak perang ke ekonomi global dan nasional.

“Kalau kita menolak kehadiran Rusia berarti kita ikut masuk ke dalam konflik dan akan memperparah konflik yang sudah keruh. Itu akan berdampak buruk bagi ekonomi global dan nasional,” imbuhnya.

Dengan hadirnya Putin, Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20 di Bali justru bisa menyampaikan langsung kekhawatiran terhadap dampak perang ke ekonomi global yang bisa menjalar ke mana-mana termasuk Indonesia.

“Jadi itu yang saya pikir kita menjadikan KTT G20 ini sebagai upaya untuk kemudian mengakhiri perang dan juga untuk meredam atau menghindari dampak ekonomi yang lebih buruk lagi kalau perangnya berkepanjangan,” tuturnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira. Rencana kehadiran Putin harus disambut positif karena ini merupakan kesempatan bagi Indonesia mendamaikan Rusia dengan anggota G20 seperti Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) yang membela Ukraina.

“Tugas penting bagi presiden Jokowi adalah untuk mengingatkan kepada Rusia bahwa invasi yang diciptakan membawa instabilitas terhadap perekonomian secara global. Indonesia maupun negara berkembang dan negara miskin lainnya itu terdampak cukup serius,” tuturnya dihubungi terpisah.

Tonton video ‘Dubes Rusia Sebut Putin Akan Hadiri KTT G20 di Bali’:

[Gambas:Video 20detik]

(toy/dna)

Next Post

Mau Datang ke KTT G20 di Bali, Putin Bikin RI Bimbang

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz