Jakarta, IDN Times – Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar unjuk rasa besar-besaran di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (11/4/2022). Salah satu tuntutan mereka adalah menolak penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan tiga periode.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, menegaskan terkait tuntutan tersebut, Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah menegaskan menolak wacana penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan.
Penegasan itu disampaikan Jokowi pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/4/2022). Oleh karena itu, Johnny mewanti-wanti agar aksi besok tidak ditunggangi kepentingan politik.
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
“Kita harus berhati-hati jangan sampai di luar harapan-harapan yang baik itu ada selipan dan titipan harapan-harapan lain, sehingga tidak membuat demonstrasi yang bertujuan baik, hasil akhirnya kita tidak harapkan bersama,” kata Johnny di Rumah Dinas Menkominfo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (10/4/2022).
Terlebih, menurut Johnny, aksi ini berlangsung dalam suasana puasa, sehingga perlu menjaga suasana batin yang damai.
“Demonstransi adalah hal yang lumrah di negara demokrasi seperti Indonesia, kita juga perlu mempertimbangkan, kita kan masih dalam bulan puasa ramadhan tidak saja bulan puasa bagi umat muslim, umat kristen, umat katholik juga minggu depan adalah pekan suci menjelang Paskah, saat ini pun masih dalam bulan puasa umat keristen, jadi kita perlu menjaga suasana batin yang damai,” ujar Johnny.
Baca Juga: [BREAKING] Jokowi Tolak Tunda Pemilu, Menkominfo Pertanyakan Demo Mahasiswa