Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan mengundang tokoh politik Tanah Air termasuk Presiden Joko Widodo dalam perhelatan Formula E atau Jakarta E-Prix 2022.
Meski demikian, menurutnya, ini adalah sebuah event olahraga bukan event politik, sehingga semua undangan akan disambut.
“Ini adalah sebuah event semua orang akan disambut, dan kita berharap semua bisa berjalan dengan lancar. Ini bukan event politik, ini adalah event sports,” terang Anies di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/6/2022).
Baca Juga: Jokowi Mau Nonton Langsung Formula E Jakarta: Insya Allah Hadir
1. Anies berharap Formula E bisa berjalan lancar
Kendati begitu, kata Anies, yang terpenting adalah event Formula E bisa berjalan dengan lancar dan sukses. Event ini adalah kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta, Formula E dan juga IMI.
“Penyelenggaranya adalah Pemprov DKI, berkolaborasi dengan Formula E, dengan IMI. Fenomenanya sama, tapi tergantung kacamatanya apa,” tutur dia.
Baca Juga: Anies: Formula E Tak Pakai Pawang Hujan, tapi Kerja Sama dengan BMKG
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
2. Pastikan tak gunakan pawang hujan
Sementara itu, Anies memastikan pihaknya tak akan menggunakan pawang hujan untuk penyelenggaraan event Formula E Jakarta.
“Satu kata, Formula E gak ada pawang-pawangan. Kita bekerja sama dengan BMKG untuk memonitor perkembangan cuaca,” terang Anies, dalam acara Tea Time, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/6/2022).
Baca Juga: BUMN Ogah Jadi Sponsor Formula E, Pengamat: Ini Panggung Politik Anies
3. Gunakan ilmu pengetahuan dan data
Lebih jauh, Anies menekankan, pihaknya selalu menggunakan ilmu pengetahuan dan data dalam bekerja. Sehingga, ia yakin cuaca di sirkuit bisa diantisipasi tanpa menggunakan pawang hujan.
“Kami dari Pemprov DKI Jakarta selalu menggunakan ilmu pengetahuan dan data dalam bekerja,” ujar dia.


