• Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi
No Result
View All Result
cuit_ngabalin
No Result
View All Result
Home Otoriter

Survei Sebut 73 Persen Warga Puas Kinerja Jokowi, Ini Kata Mahfud

Admin Ngabalincenter by Admin Ngabalincenter
22 Februari 2022
in Otoriter
0
0
SHARES
1
VIEWS

Related Posts

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Dihidupkan Lagi Projo, Wacana Jokowi 3 Periode Dinilai Bakal Kandas

KPU Minta Jokowi Segera Terbitkan Perpres dan Inpres soal Pemilu 2024

Jokowi Resmikan Proyek Baterai Listrik LG Rp142 T di Batang

Jakarta, IDN Times – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengucapkan rasa syukur dan ikhlas ketika membaca hasil survei yang dirilis oleh harian Kompas, edisi Senin 21 Februari 2022.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas, lebih dari 73 persen responden mengaku puas dengan kinerja Pemerintahan Joko “Jokowi” Widodo dan Ma’ruf Amin. Mengutip laporan Harian Kompas, Mahfud menyebut angka 73 persen itu menjadi yang tertinggi sejak Jokowi duduk sebagai presiden 2014 lalu. 

Ia pun menyebut, rasa puas masyarakat juga terlihat naik di bidang politik, keamanan, hingga penegakan hukum. Tapi, Mahfud juga menyadari tak semua warga puas dengan hasil survei itu. Tetapi, baginya hal itu tak masalah.

“Hasil survei (Harian) Kompas ini senada dengan hasil survei lain yang dirilis oleh SMRC, Indikator Politik Indonesia, dan sejumlah lembaga survei lainnya,” demikian cuit Mahfud di akun media sosialnya, Senin 21 Februari 2022. 

Ia mengklaim, lembaga survei internasional seperti Economic Intelligence Uni (EIU) turut menyebut indeks demokrasi ikut naik. Lantas, benarkah publik betul-betul puas terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi, khususnya di tengah pandemik COVID-19?

1. Pengamat sebut pemerintahan Jokowi justru tak mengakomodir aspirasi masyarakat

Survei Sebut 73 Persen Warga Puas Kinerja Jokowi, Ini Kata MahfudGedung MPR DPR RI (IDN Times/Marisa Safitri)

Namun, kata pengamat dari Universitas Islam Al-Azhar (UAI) Ujang Komaruddin, di sektor politik pemerintahan Jokowi justru semakin tak mengakomodir aspirasi masyarakat. Hal itu bisa terlihat dari disahkannya sejumlah produk undang-undang.

Ternyata, kata Ujang, Jokowi tetap ngotot meminta DPR segera mengesahkan Undang-Undang Ibu Kota Nusantara (IKN) tanpa bertanya lebih dulu kepada warga di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. 

“Sudah banyak yang menolak dan mengajukan gugatan ke MK serta membuat petisi. Itu kan cerminan demokrasi yang tidak partisipatif,” ungkap Ujang ketika dihubungi oleh IDN Times melalui telepon, Selasa (22/2/2022). 

Ia menambahkan, di era pemerintahan Jokowi, publik semakin tidak bebas menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Ancaman dibui lewat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sudah ada di depan mata. 

Contoh produk UU lainnya yang tidak melibatkan publik adalah Omnibus Law. Bahkan, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Omnibus Law inkonstitusional lantaran tak melibatkan partisipasi publik. Alhasil, MK meminta pemerintah dan DPR memperbaiki Omnibus Law dalam kurun waktu dua tahun.  

Baca Juga: Survei Indikantor: 51 Persen Responden Cukup Puas pada Kinerja Jokowi

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

2. Indeks Demokrasi Indonesia ada di peringkat 52, naik dari rangking 64

Survei Sebut 73 Persen Warga Puas Kinerja Jokowi, Ini Kata MahfudCakupan Indeks Demokrasi Global EIU tahun 2021 (Tangkapan layar laman Economist)

Sementara pernyataan Mahfud terkait Indeks Demokrasi Global versi EIU terkonfirmasi. Berdasarkan keterangan dari The Economist Intelligence Unit (EIU), pada 2021 Indonesia berada di peringkat 52 dengan skor 6,71.

Angka ini melesat bila dibandingkan dengan peringkat pada 2020, di mana Indonesia berada di rangking 64. Artinya, Indonesia berhasil melesat 12 angka. Pada 2020 lalu, Indonesia mencatat skor 6,30. Kendati demikian, Indonesia masih masuk kategori flawed democracy atau sistem demokrasinya dianggap masih cacat. 

EIU menilai Indonesia dapat mendongkrak kualitas demokrasi lantaran dua faktor. Pertama, putusan MK pada November 2021 yang menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional dan meminta pemerintah melakukan revisi.

Kedua, keputusan Presiden Jokowi mengakomodasi berbagai kelompok politik, termasuk anggota partai politik yang lebih kecil, eks prajurit militer, dan tokoh agama, dalam Kabinet Indonesia Maju. Hal itu dinilai berhasil membangun kompromi antara kekuatan politik.

Di antara negara di kawasan ASEAN lainnya, indeks demokrasi di Malaysia jauh lebih baik dibandingkan Indonesia. Negeri Jiran menduduki peringkat ke-39 pada 2021 dan meraih skor 7,24. 

3. Survei Indikator tunjukkan warga di Jawa Barat paling tidak puas terhadap kinerja Jokowi

Survei Sebut 73 Persen Warga Puas Kinerja Jokowi, Ini Kata MahfudHasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) periode 15 Januari 2022 hingga 17 Februari 2022 (Tangkapan layar YouTube IPI)

Sementara, hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia (IPI) periode 15 Januari 2022 hingga 17 Februari 2022, menunjukkan 71 persen responden merasa cukup puas dan sangat puas terhadap kinerja Jokowi. Jumlah responden yang dilibatkan untuk proses survei ini mencapai 626 orang yang mengisi kuisioner secara daring. Tingkat toleransi kesalahan mencapai 4,0 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. 

Dari hasil survei itu terlihat sebanyak 20,9 persen responden tidak puas terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf Amin. Bila dilihat dari demografi responden, yang paling banyak mengaku tak puas dengan kinerja Jokowi merupakan responden di Jawa Barat yakni 40,4 persen. Lalu di bawahnya terdapat Banten dengan angka 39,9 persen. 

Hal itu sejalan bila demografis responden dilihat dari etnis. Etnis Madura menjadi etnis yang paling puas dengan kinerja Jokowi. Angkanya mencapai 92,2 persen.

Sementara, etnis yang tak puas yakni etnis Betawi dengan 47,9 persen. Di bawah etnis Betawi terdapat etnis Sunda yakni 44 persen responden. 

Baca Juga: Survei Litbang Kompas: Publik Puas Kinerja Jokowi-Ma’ruf

Tags: Indonesia
Next Post

Jokowi Targetkan 2 Juta Kendaraan Listrik Beroperasi di RI pada 2025 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terpopuler

Tak Berkategori

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

by doddodydod
14 Februari 2026
0

Jakarta - Jajaran PJR Induk Cikampek berhasil menggagalkan aksi pencurian ban serep yang menyasar kendaraan besar di bahu jalan Tol...

Read more
Prev Next

Kakorlantas Apresiasi PJR Cikampek Gagalkan Aksi Pencurian Ban Serep di Tol

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Kakorlantas Polri Ajak Wujudkan Zero Accident dan Berikan Bantuan Kaki Palsu

Dr Muhamad Jumadi Buka Gladi Widya Satria Hasta Brata ke IV Kwarcab Kota Tegal

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

Ketum Projo Hidupkan Lagi Wacana Jokowi 3 Periode!

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Anggaran Pilkada 2024 Lampung Selatan Rp 62 Miliar

by admin admin
8 Juli 2022
0

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

by Admin Ngabalincenter
11 Februari 2021
0

Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Ngabalin: Jangan Coba-Coba Korupsi

by Admin Ngabalincenter
27 Januari 2022
0

© Copyright Ngabalincenter Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Isu Utama
  • Bangun Negeri
  • Aspirasi

wpDiscuz