Jakarta, IDN Times – Dua pembalap Pertamina Mandalika SAG Team, Bo Bendsneyder dan Gabriel Rodrigo, mengaku tidak sabar untuk bertemu Presiden Joko “Jokowi” Widodo. Bendsneyder bahkan mengaku sampai merasa gugup.
“Ya, saya sudah tidak sabar bertemu Presiden tapi saya gugup dan tidak tahu apa yang harus didiskusikan nanti. Intinya saya ingin segera bertemu presiden,” kata Bendsneyder di Mandalika GP Hub, Epiwalk, Jakarta, Kamis (10/3/2022).
1. Gabriel akan minta Presiden dukung timnya
Sementara itu, Gabriel memiliki permintaan yang lebih tegas dibandingkan Bendsneyder. Dia ingin agar Presiden Jokowi mendukung timnya.
Apalagi, Pertamina Mandalika SAG Team menjadi satu-satunya tim asal Indonesia di Moto2 2022.
“Ya, saya harap beliau mendukung tim kami, karena ini jadi kesempatan bagus untuk pembalap Indonesia untuk menuju MotoGP,” ujar Rodrigo.
Baca Juga: Pertamina Mandalika SAG Team Kenalkan Tim untuk Moto2 2022
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
2. Pertamina Mandalika SAG Team targetkan masuk podium
Direktur Utama Pertamina Mandalika SAG Team, Kemal Nasution, menargetkan timnya masuk podium di Moto2 2022. Dia melihat, performa dari kedua pembalapnya terbilang apik sejak musim lalu.
“Untuk target tahun ini kita harus ada podium. Jadi kalau kami lihat performa dua pembalap sendiri, tahun lalu bagus, dan tahun ini kalau kita lihat di sesi latihan bagus, meski sempat ada masalah di Portugal (Portimao),” ujar Kemal.
3. Para pembalap MotoGP akan bertemu Presiden Jokowi
Sebelum terjun di ajang GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, para pembalap MotoGP, Moto2 dan Moto3 dijadwalkan bersua Presiden Jokowi. Akan ada 20 pembalap yang turut serta dalam pertemuan tersebut.
Selain nama-nama macam Marc Marquez dan Fabio Quartararo, dua pembalap Pertamina Mandalika SAG Team juga akan ikut dalam acara tersebut. Pertemuan dengan Jokowi dijadwalkan dihelat 16 Maret 2022.
Baca Juga: Pertamina Mandalika SAG Team Targetkan Podium di Moto2 2022


