Jakarta, IDN Times – Hasil survei Litbang Kompas menyatakan, mayoritas publik menyatakan puas kinerja Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Survei Litbang Kompas melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak. Survei menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat.
Tingkat kepercayaan survei yang dilakukan pada 17-30 Januari 2022 ini sebesar 95 persen, dengan margin of error sekitar 2,8 persen.
Baca Juga: Kepuasan Publik pada Kinerja Jokowi Turun, Ini Kata Istana
1. Mayoritas masyarakat puas kinerja Jokowi-Ma’ruf
Hasil survei ini mencatat angka kepuasan kinerja Jokowi-Ma’ruf sebesar 73,9 persen. Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan karena ada empat bidang, yakni bidang politik dan keamanan, penegakan hukum, perekonomian, hingga kesejahteraan sosial.
Kepuasan publik pada bidang bidang politik dan keamanan mencapai 77,6 persen. Publik merasa puas karena Jokowi dianggap bisa merangkul lawan politiknya.
Salah satu yang membuat heboh saat lawannya pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto masuk jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Hal ini dianggap mampu menstabilkan kondisi politik Tanah Air.
Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
Baca Juga: Kepuasan pada Kinerja Jokowi Turun, Faldo: Ini Persoalan Semua Negara
2. Bidang penegakan hukum
Bidang penegakan hukum juga menjadi aspek yang dapat memuaskan responden terhadap kinerja Jokowi-Ma’ruf. Kepuasan penegakan secara umum persentasenya 65,9 persen.
Selain itu, citra lembaga penegak hukum juga angkanya cukup tinggi. Berikut datanya:
– Polri: 74,8 persen
– Mahkamah Konstitusi: 74,1 persen
– Mahkamah Agung: 74 persen
– Kejaksaan Agung: 71,3 persen
– KPK: 70,9 persen.
3. Bidang ekonomi
Untuk kepuasan di bidang ekonomi, persentasenya sebesar 64,8 persen. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak Jokowi menjabat sebagai presiden pada 2014.
Kepuasan publik salah satu penyebabnya karena pada triwulan kedua 2021, ekonomi Indonesia tumbuh 7,07 persen. Indonesia dianggap keluar dari krisis ekonomi.


